Ciri Demam Berdarah (DBD) Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Ciri Demam Berdarah Pada Anak – Demam berdarah merupakan penyakit yang sngat berbahaya sekali bagi kesehatan, tidak jarang bahkan beberapa kasus Demam Berdarah dapat menyebabkan kematian pada penderita demam berdarah ini.

Ciri Demam Berdarah (DBD) Pada Anak dan Cara MencegahnyaBerdasarkan fakta yang ada Meski data statistik Dirjen PP & PL menunjukkan puncak epidemik DBD berulang setiap 9-10 tahun, namun tren tersebut mulai berubah 4 tahun terakhir (2007-2011), yaitu dengan adanya dua puncak epidemik di tahun 2007 (158.115 kasus) dan 2009 (158.912 kasus) kematian DBD.

Ciri Demam Berdarah (DBD)

Gejala penyakit DBD sering tidak terduga. Namun secara umum, penyakit ini memiliki ciri seperti panas tinggi, pusing, bahkan muntah darah. Namun sayangnya, gejala yang sama sering ditemukan pada penyakit lain. Beberapa gejala yang khas dari penyakit DBD antara lain:

  • Demam tinggi Pada beberapa penderita, penyakit berkembang ke fase kritis setelah demam tinggi mereda. Fase kritis tersebut biasanya berlangsung selama hingga 2 hari.
  • Bintik merah pada demam berdarah yang di sebut petekie terjadi karena perembesan kapiler darah sehingga darah bocor dan merember pada permukaan kulit.
  • Lemas dan Lesu Merupakn gejala yang terjadi akibat kekurangan cairan tubuh.
  • Rasa mual khususnya di daerah ulu hati. Hal tersebut menyebabkan makanan atau minuman yang masuk terasa tidak enak, dan bahkan bisa keluar lagi.

Beberapa kasus DBD dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Misalnya jika demam tidak turun dalam 3 hari atau bahkan demam anak semakin meningkat, segera bawa kerumah sakit yang paling dekat dengan rumah Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat untuk gejala demam berdarah pada anak.

Begitupun juga jika anak tidak dapat minum atau muntah terus dengan kondisi yang bertambah parah dan keadaan menurun bahkan hingga hilang kesadaran berarti si kecil harus segera dirawat dirumah sakit.

Baca Juga Cara Mengobati Demam Berdarah DbD Pada Anak Secara Alami.

Cara Mencegahnya Demam Berdarah

Hanya mengingatkan saja, mungkin anda telah mengetahui cara mencegah agar bisa terhindar dari gigitan nyamuk malaria ini atau Aedes aegypti, namanya juga manusia pasti ada lupanya oleh karena itu, kami informasikan kembali beberapa cara yang ampuh dalam mencegah dari gigitan nyamuk ini:

  • Mensterilkan rumah atau lingkungan di sekitar rumah Anda, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk (fogging).
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
  • Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.
  • Memakai losion anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.

Mungkin hanya itulah yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga dengan adanya, artikel ini bisa membantu mengatasi serta mencegah dari bahaya Demam berdarah yang Mematikan.

Jika anda ingin mengetahui dunia kesehatan, anda bisa kunjungi website kami di www.spesialisobatherbal.com/. Baca juga Obat Maag Akut dan Kronis Terbaik.

Ciri Demam Berdarah (DBD) Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Supporter of Content Protector FantasticPlugins.com